Membuat Crop Mark Lebih Mudah Langsung dari Photoshop

Table of Contents
Membuat Script CropMark Master

Kalau kamu sering bekerja di bidang desain dan percetakan, mungkin kamu pernah mengalami hal yang sama seperti yang saya alami.
Saya cukup sering menggunakan Photoshop untuk mendesain sekaligus menyiapkan file yang akan dicetak. Untuk desain-desain yang sederhana, terutama yang banyak menggunakan foto, Photoshop menurut saya sangat nyaman digunakan.
Ada blending option, clipping mask, adjustment, dan berbagai fitur lainnya yang membuat proses desain menjadi lebih fleksibel.
Tapi ada satu hal yang menurut saya cukup merepotkan ketika menyiapkan file untuk dicetak, yaitu membuat crop mark atau yang biasa disebut garis potong.
Fungsinya sebenarnya sederhana. Crop mark hanya menjadi garis bantu sebagai panduan untuk menentukan bagian mana dari hasil cetak yang nantinya akan dipotong. Sesederhana itu.
Tapi kalau harus membuatnya secara manual di Photoshop, menurut saya cukup merepotkan. Berbeda dengan Adobe Illustrator yang memang lebih mudah untuk urusan crop mark. Bahkan di CorelDRAW juga sudah tersedia fitur khusus untuk kebutuhan tersebut.

Workflow Lama Sebelum Ada CropMark Master

Sebenarnya saya sudah punya cara sendiri untuk mengatasi masalah tersebut.
Setelah selesai mendesain di Photoshop, saya biasanya export terlebih dahulu desainnya. Setelah itu saya buka file tersebut di Adobe Illustrator.

Kebetulan saya juga sudah memiliki script crop mark di Illustrator. Jadi setelah file masuk ke Illustrator, saya tinggal membuat crop mark menggunakan script tersebut, kemudian baru file siap dicetak.
Kalau digambarkan, workflow saya waktu itu kira-kira seperti ini:

Photoshop → Export → Illustrator → Buat Crop Mark → Siap Cetak

Sebenarnya cara tersebut sudah cukup membantu. Tapi ada satu masalah. Saya harus bolak-balik aplikasi.

Apalagi kalau pekerjaan sedang banyak dan deadline sudah dekat. Langkah tambahan seperti export file, membuka Illustrator, kemudian membuat crop mark untuk setiap desain tentu cukup memakan waktu.

Kenapa Tidak Membuat Crop Mark Manual di Photoshop?

Mungkin ada yang berpikir:
“Kan bisa dibuat menggunakan Pen Tool di Photoshop?”
Betul. Itu bisa... Tapi menurut saya agak sedikit ribet.

Coba bayangkan ketika kita harus membuat shape dengan ukuran hanya sekitar 1 atau 2 pixel, kemudian mengaturnya ke setiap sudut atau corner desain, termasuk bagian tengah atas dan bawah.
Kita harus melakukan zoom terlebih dahulu supaya posisinya benar-benar presisi.
Setelah itu harus mengatur garis satu per satu.

Kalau hanya satu desain yang akan dicetak, mungkin tidak terlalu masalah.
Tapi coba kalau dalam sehari kita harus mencetak puluhan pekerjaan.
Gimana tuh? 😄

Pekerjaan yang sebenarnya sederhana malah bisa menghabiskan waktu hanya untuk membuat garis potong.

Saya Mulai Mencari Solusi

Karena merasa workflow tersebut masih bisa dibuat lebih sederhana, saya mulai mencari solusi.
Saya sempat mencari di berbagai platform, siapa tahu ada script yang cocok dengan kebutuhan saya.
Saya juga sempat mencari tutorial di YouTube dan bertanya di komunitas.
Memang ada beberapa cara dan script yang bisa digunakan untuk membuat crop mark.
Tapi kebanyakan solusi yang saya temukan masih membutuhkan beberapa proses manual.
Sementara yang saya cari sebenarnya cukup sederhana:
Saya ingin crop mark dibuat otomatis.
Saya tidak ingin setelah menjalankan script masih harus mengatur atau membuat garis secara manual lagi. Tujuan saya adalah mempercepat workflow.

Kemudian Saya Meminta Bantuan ChatGPT

Sebelumnya saya juga sempat mencoba membuat Action di Photoshop untuk membantu membuat guide line crop mark.
Tetapi menurut saya hasilnya belum maksimal.
Beberapa proses manual masih tetap diperlukan.
Kemudian saya berpikir: “Kenapa tidak tanya ChatGPT saja?”

Bertanya sama ChatGPT

Menjelaskan permasalahan sama ChatGPT

Mungkin saja masalah ini bisa dibuatkan solusinya dalam bentuk script.
Kebetulan saat itu saya juga sedang banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan.
Akhirnya saya menjelaskan masalah tersebut kepada ChatGPT.
Saya ceritakan workflow saya, bagaimana biasanya saya membuat desain di Photoshop, bagaimana proses membuat crop mark secara manual, dan apa yang saya inginkan dari sebuah tool.

Intinya, saya ingin mendapatkan solusi yang benar-benar sesuai dengan workflow pekerjaan saya.
Dari situlah kemudian muncul ide untuk membuat sebuah tool kecil yang saya beri nama: "CropMark Master"

Tool ini saya kembangkan bersama bantuan ChatGPT, berdasarkan kebutuhan nyata yang saya alami sendiri dalam pekerjaan desain dan percetakan.

Percakapan proses pembuat Script mulai dari Actions

Percakapan proses pembuat Script CropMark Master

CropMark Master Tidak Langsung Sempurna

Ternyata membuat script seperti ini tidak semudah yang saya bayangkan.
Proses pembuatannya dilakukan secara bertahap.
Kami membuat beberapa versi dan melakukan berbagai percobaan.

Kadang script gagal. Kadang muncul error.
Kadang sudah terlihat benar, tetapi setelah diperiksa kembali ternyata posisi crop mark masih belum benar-benar presisi.
Kemudian saya laporkan masalahnya kepada ChatGPT, script diperbaiki, lalu saya coba lagi.
Begitu seterusnya.
 
Percakapan saat mencari solusi 

Bisa dibilang prosesnya adalah:
Buat → coba → menemukan masalah → perbaiki → coba lagi.

Dan karena sebelumnya saya juga pernah membuat beberapa tool, saya cukup paham bahwa proses seperti ini memang gampang-gampang susah.

Sampai akhirnya, setelah melalui beberapa kali revisi dan pengujian, script tersebut benar-benar berhasil bekerja sesuai dengan yang saya inginkan.

Sekali klik... Beresss!
Semua proses crop mark dibuat secara otomatis.
Tidak ada lagi drama membuat garis secara manual.

Percakapan Lupa save Proyek PSD

Dari Eksperimen Menjadi Tool yang Benar-Benar Dipakai

Awalnya CropMark Master ini sebenarnya hanya sebuah eksperimen.
Saya hanya ingin menyelesaikan masalah yang saya alami sendiri.
Tapi setelah selesai dan diuji, ternyata tool ini benar-benar berguna.
Sampai sekarang saya menggunakannya dalam pekerjaan saya ketika menggunakan Photoshop.
Jadi saya tidak perlu lagi membuka Illustrator hanya untuk membuat crop mark.

CropMark Master di Photoshop
Workflow yang sebelumnya:
Photoshop → Export → Illustrator → Crop Mark → Cetak
Sekarang menjadi lebih sederhana:
Photoshop → CropMark Master → Siap Cetak

Penggunaan CropMark Master di Photoshop

Dan menurut saya, perbedaan kecil seperti ini ternyata sangat terasa ketika pekerjaan sedang banyak. Apalagi saat sedang mengejar deadline.

Bukan Hanya untuk Undangan

Yang menarik, CropMark Master ternyata tidak hanya berguna untuk membuat undangan.
Saya juga menggunakannya untuk berbagai pekerjaan lain seperti:
  • Undangan pernikahan
  • Undangan Komuni Pertama
  • Poster
  • Foto
  • Gambar
  • Berbagai desain lainnya
Intinya, selama hasil desain tersebut akan dicetak dan membutuhkan garis potong, tool ini bisa membantu.
Jadi CropMark Master bukan dibuat khusus untuk satu jenis desain saja.
Tool ini sifatnya cukup umum dan bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan percetakan.

Contoh Penggunaan dalam Pekerjaan Nyata

Salah satu contoh penggunaannya adalah ketika saya mengerjakan desain Undangan Komuni Pertama.
Desainnya saya kerjakan di Photoshop karena saya memang lebih nyaman menggunakan Photoshop untuk desain seperti ini.
Setelah desain selesai dan ukurannya sudah sesuai, saya tidak perlu lagi export kemudian membuka Illustrator.
Saya cukup menyiapkan file di Photoshop, kemudian menjalankan CropMark Master.
Setelah itu crop mark langsung dibuat sesuai kebutuhan.
File pun siap untuk masuk ke proses cetak.

Bagi saya, hal seperti ini sangat membantu karena saya bisa tetap mengerjakan seluruh proses di Photoshop tanpa harus berpindah aplikasi hanya untuk membuat crop mark.

Yang Paling Saya Rasakan Setelah Menggunakannya

Hal yang paling terasa tentu saja adalah menghemat waktu.
Mungkin bagi sebagian orang, membuat beberapa garis crop mark terlihat seperti pekerjaan kecil.
Dan memang benar, secara teknis pekerjaan tersebut sederhana.
Tapi ketika dilakukan berulang-ulang untuk banyak file, pekerjaan kecil tersebut bisa menjadi cukup melelahkan dan memakan waktu.

Dengan CropMark Master, proses tersebut menjadi jauh lebih sederhana.
Saya tidak perlu lagi:
  • Membuat garis secara manual.
  • Zoom berkali-kali untuk mengatur posisi garis.
  • Export file hanya untuk pindah ke Illustrator.
  • Membuka aplikasi lain hanya untuk membuat crop mark.
Cukup siapkan desain, jalankan CropMark Master, dan selesai.
Buat saya pribadi, ini adalah contoh sederhana bagaimana sebuah tool kecil bisa memberikan dampak yang cukup besar terhadap workflow pekerjaan sehari-hari.

Membuat crop mark dengan CropMark Master

Membuka script CropMark Master di Photoshop

CropMark Master Dibuat dengan Bantuan ChatGPT

Hal yang menurut saya menarik dari proses ini adalah CropMark Master bukan berasal dari sebuah software besar atau perusahaan tertentu.
Tool ini berawal dari masalah sederhana dalam pekerjaan saya sendiri.
Saya menjelaskan masalah tersebut kepada ChatGPT, kemudian kami mengembangkan solusinya secara bertahap.
Saya memberikan kebutuhan dan melakukan pengujian langsung berdasarkan pekerjaan nyata.
Ketika ada yang kurang tepat, saya memberikan feedback.
Ketika muncul error, diperbaiki. Ketika hasilnya belum presisi, kami revisi lagi.
Sampai akhirnya lahirlah CropMark Master yang sekarang benar-benar saya gunakan dalam pekerjaan sehari-hari.

Jadi buat saya, ChatGPT bukan hanya digunakan untuk mencari informasi atau membuat tulisan.
Dalam kasus ini, ChatGPT juga menjadi partner dalam proses membuat sebuah solusi untuk workflow pekerjaan saya sendiri.

CropMark Master Bisa Digunakan Secara Gratis

Nah, buat teman-teman yang mungkin mengalami masalah yang sama dan membutuhkan tool seperti ini, saya menyediakan CropMark Master secara gratis.

Tool ini bisa diunduh dan digunakan sendiri untuk membantu workflow desain dan percetakan.

Saya berharap CropMark Master bisa membantu teman-teman yang sering menyiapkan file untuk dicetak, terutama bagi yang menggunakan Photoshop sebagai software utama dalam bekerja.

Kalau tool sederhana ini bisa menghemat waktu saya dalam pekerjaan sehari-hari, semoga juga bisa membantu pekerjaan teman-teman.

📥 Download CropMark Master

Cara Menggunakan CropMark Master di Photoshop

Setelah CropMark Master berhasil didownload, ada dua cara yang bisa kalian lakukan untuk menggunakannya di Photoshop.

1. Menjalankan CropMark Master melalui Browse

Cara pertama ini menurut saya paling mudah karena kalian tidak perlu memasukkan script ke folder instalasi Photoshop.

Setelah kalian mendownload CropMark Master, simpan file script tersebut di folder mana saja yang mudah kalian temukan di komputer.
Kemudian buka Photoshop dan masukkan proyek atau desain yang ingin kalian cetak.

Setelah itu, pilih:
File → Scripts → Browse...
Kemudian cari file CropMark Master yang sudah kalian simpan sebelumnya.
Setelah file ditemukan, klik Open.
Jika script berhasil dijalankan, maka jendela CropMark Master akan muncul dan kalian sudah bisa mengatur parameter crop mark sesuai kebutuhan.

Lihat gambar dibawah:

File → Scripts → Browse...

Setelah file ditemukan, klik Open.

2. Memasukkan Script ke Folder Photoshop

Cara kedua adalah memasukkan script CropMark Master langsung ke folder Scripts milik Photoshop.
Sebelum melakukan langkah ini, tutup terlebih dahulu Photoshop jika sedang terbuka.
Kemudian cari file script CropMark Master yang sudah kalian download.

Kalian bisa melakukan Copy atau Cut pada file tersebut, kemudian masukkan ke folder:
C:\Program Files\Adobe\Adobe Photoshop 2020\Presets\Scripts

Catatan: Nama folder versi Photoshop bisa berbeda, tergantung versi Photoshop yang kalian gunakan. Jadi kalau kalian menggunakan versi lain, sesuaikan dengan versi Photoshop yang terpasang di komputer kalian.

Setelah script sudah dimasukkan ke folder tersebut, buka kembali Photoshop.
Untuk mencobanya, buka salah satu proyek atau desain kalian, kemudian pilih: File → Scripts
Lihat apakah CropMark Master sudah muncul di dalam daftar script.
Kalau sudah muncul, berarti script berhasil dipasang dan siap digunakan. Kalau belum muncul, coba tutup kembali Photoshop dan periksa lagi apakah file script sudah ditempatkan di folder Presets → Scripts yang benar.

Lihat gambar dibawah:

Cara membuka script CropMark Master

Info Penting Sebelum Menggunakan CropMark Master

Ada satu hal penting yang perlu kalian perhatikan.

CropMark Master akan bekerja jika pada dokumen Photoshop terdapat layer Background dan juga layer proyek/desain yang akan diberikan crop mark.

Hal ini penting karena mekanisme CropMark Master sudah diatur berdasarkan struktur layer tersebut. Jadi sebelum menjalankan script, pastikan terlebih dahulu bahwa dokumen Photoshop kalian memiliki:
☑️ Layer Background
☑️ Layer desain/proyek
☑️ Ukuran dokumen sudah sesuai ukuran cetak
Jika struktur layer tersebut sudah tersedia, kalian bisa menjalankan CropMark Master dan melanjutkan proses pembuatan crop mark.

Lihat gambar dibawah:

Perhatikan Panel Layer ini

Kadang kita tidak membutuhkan software yang sangat kompleks untuk menyelesaikan sebuah masalah.
Bisa jadi kita hanya membutuhkan sebuah tool kecil yang benar-benar dibuat berdasarkan kebutuhan pekerjaan kita sendiri.

Dan CropMark Master adalah salah satu contohnya.

Berawal dari masalah sederhana tentang bagaimana membuat crop mark di Photoshop, kemudian saya mencoba mencari solusi, meminta bantuan ChatGPT, melakukan berbagai percobaan, sampai akhirnya menghasilkan sebuah tool yang sekarang benar-benar saya gunakan dalam pekerjaan.

Dari masalah kecil, lahir sebuah solusi kecil yang ternyata sangat membantu. 
Sony Feo
Sony Feo Desainer Grafis - Labuan Bajo

Posting Komentar